UTS dan Desa Langam Teken MoU Beasiswa Merah Putih, Dorong Penguatan SDM Menuju Indonesia Emas 2045

UTS dan Desa Langam tanda tangan MoU Beasiswa

UTS dan Desa Langam tanda tangan MoU Beasiswa

Sumbawa, 12 Februari 2026 — Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Desa Langam, Kecamatan Lopok, melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Kamis (12/2/2026). Kerja sama tersebut difokuskan pada pelaksanaan Program Beasiswa Merah Putih sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor UTS, Niken Saptarini, S.E., M.Sc., dan Kepala Desa Langam, Sahuddin, S.Sos., M.M.Inov. Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli Bupati Sumbawa Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Agus Mustamin, S.Sos., M.Si., Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa Hj. Silviana, S.E., Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Dapil II Sukiman, serta sejumlah kepala desa se-Kabupaten Sumbawa.



Program Beasiswa Merah Putih merupakan langkah lanjutan dari visi Asta Cita Presiden Prabowo dalam mewujudkan “Bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045”. Program ini diarahkan untuk mempercepat pengembangan ekonomi di tingkat lokal melalui pembangunan desa, pemerataan ekonomi, serta pengentasan kemiskinan berbasis peningkatan kualitas pendidikan.

Melalui program ini, masyarakat kurang mampu dan berprestasi diberikan akses lebih luas untuk melanjutkan pendidikan tinggi di berbagai bidang. Peningkatan kualitas dan kuantitas SDM menjadi fokus utama agar generasi muda desa mampu berdaya saing dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Rektor UTS, Niken Saptarini, menegaskan komitmen kampus dalam mendukung program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi di daerah. “UTS siap menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas SDM. Pendidikan tinggi harus dapat diakses secara merata, termasuk oleh masyarakat desa,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Desa Langam, Sahuddin, menyampaikan harapannya agar kerja sama ini menjadi momentum peningkatan kualitas pendidikan di desanya. Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan. “Kami berharap program ini tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk terlibat dalam pengambilan keputusan yang berdampak pada kehidupan mereka,” katanya.

Program Beasiswa Merah Putih diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Langam, Kecamatan Lopok, dan wilayah sekitarnya, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT